Bazi, juga disebut "Empat Pilar Bazi" atau "Bazi Kelahiran", adalah salah satu sistem yang paling umum digunakan dalam astrologi tradisional Tiongkok. Sistem ini mengonversi tahun, bulan, hari, dan jam kelahiran seseorang masing-masing menjadi sepasang Batang Langit dan Cabang Bumi; empat pasangan tersebut membentuk delapan karakter, sehingga dinamakan demikian.
Sistem Bazi telah matang pada masa Tang dan Song: pada zaman Tang, Li Xuzhong menggunakan tahun, bulan, dan hari untuk meramalkan nasib; pada zaman Song, Xu Ziping menambahkan pilar jam dan menjadikan Batang Langit Hari sebagai pusat, sehingga terbentuklah metode “Ziping” yang masih digunakan hingga kini. Setelah akumulasi selama seribu tahun, karya-karya seperti “Yuanhai Ziping”, “Sanming Tonghui”, “Ditian Sui”, dan “Ziping Zhenquan” membentuk dasar teori sistem ini.
Menyusun delapan karakter Bazi hanyalah langkah pertama: Ahli astrologi akan memperhatikan jumlah lima unsur dan hubungan menghasilkan serta mengendalikan antarunsur dari delapan karakter tersebut, kekuatan atau kelemahan Penguasa Hari, serta susunan Sepuluh Dewa, kemudian menggabungkannya dengan perubahan siklus peruntungan sepuluh tahun dan peruntungan tahunan untuk menggambarkan kecenderungan kepribadian serta ritme hidup seseorang. bazitao memandangnya sebagai sudut pandang budaya tradisional untuk mengenal diri sendiri, bukan sebagai suatu penetapan takdir.